News Breaking News
Live
wb_sunny

Breaking News

Reses Di Rengas Dengklok,Sri Rahayu Serap ASPIRASI warga Terkait Pendidikan

Reses Di Rengas Dengklok,Sri Rahayu Serap ASPIRASI warga Terkait Pendidikan

Karawang,Wartapasundan.Id
Selasa,10 November 2020

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari komisi V Fraksi Partai Golkar Hj. Sri Rahayu Agustina SH melanjutkan kegiatan Resesnya dikabupaten karawang, kali ini Sri Rahayu melaksanakan reses di SMKN 1 Rengasdengklok, Selasa pagi jam 09:00 Wib ( 10/11/2020 )

Menurut Sri Rahayu kegiatan reses di SMKN 1 Rengas dengklok ini bertujuan untuk menyerap aspirasi dari pihak sekolah yaitu mulai dari kepala sekolah, guru pengajar, komite sekolah dan perwakilan dari orang tua siswa, Saya dari komisi V dimana leading sektornya dibidang Pendidikan, maka saya akan fokus pada peningkatan mutu Pendidikan di Provinsi Jawa Barat,"ujarnya.

Kegiatan Reses Sri Rahayu dihadiri oleh Kepala Desa Aman Sari, kepala sekolah SMKN 1 Rengas Dengklok, sejumlah guru pengajar, komite sekolah dan beberapa perwakilan dari orang tua siswa.

Sri memaparkan bahwa hasil hearing dengan Kadisdik Jawa Barat Lulusan SMK merupakan Penyumbang terbesar jumlah pengangguran di Jawa Barat, setelah kami dari komisi V melakukan pemantauan ke beberapa SMK di Jawa Barat ternyata cukup banyak sekolah SMK memiliki peralatan praktek yang sudah ketinggalan zaman dan tidak sesuai dengan perkembangan teknologi, mutu dan kurikulum pendidikan yang tidak sesuai dengan kebutuhan perusahaan maka dari itu peran pemerintah sangat penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan dengan memperbarui semua sarana dan prasarana pendidikan dengan memperbarui peralatan praktek di SMK sesuai dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan perusahaan yang akan menyerap tenaga kerja dari lulusan SMK,"pungkasnya.

Menanggapi keluhan guru honorer yang BOPD nya belum cair hingga saat ini Sri Rahayu menegaskan bahwa hasil hearing dengan Kadisdik Provinsi adanya sejumlah kendala yang menyebabkan tertundanya pencairan BOPD guru honorer namun Sri Rahayu memastikan paling lambat akhir november ini BOPD akan turun.

Selain itu perwakilan dari komite sekolah yang menyampaikan keluhan kondisi infrastruktur jalan disekolahan yang jelek dan banyak berlubang Sri Rahayu menjelaskan bahwa tahun 2020 ini masa pandemi covid 19 dimana anggaran semua diarahkan untuk penangan covid 19, Sri menambahkan bahwa akan mengajukan anggaran infrastruktur sekolah dianggaran tahun 2021 untuk pelaksanaan tahun 2022.

Sedangkan terkait penyampaian aspirasi dari perwakilan orang tua siswa tentang dana sumbangan sekolah dan keinginan pembelajaran tatap muka kembali dilakasanakan secepatnya, Sri Rahayu menjelaskan bahwa dana sumbangan diperbolehkan namun melalui komite sekolah  dan besaran sumbangan tidak boleh dipatok, besaran sumbangan seikhlasnya saja dari orang tua siswa, terkait pembelajaran tatap muka Sri Rahayu menerangkan bahwa  Dinas pendidikan provinsi dan kabupaten akan melakukan survey kesekolah sekolah tentang kesiapan sekolah untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka dari segi kesehatan sekolah mana saja yang sudah masuk zona hijau dari Covid 19 lalu hasilnya akan dilaporkan ke Gunernur Jawa Barat, mungkin sekolah SD SMP SMA bisa secara daring namun untuk SMK sulit pembelajaran secara daring karena lebih banyak praktek,"tandasnya.

Sri Rahayu mengatakan semua aspirasi dari pihak sekolah, komite sekolah dan perwakilan dari orang tua siswa sudah dicatat dan akan ditindak lanjuti Di DPRD Jawa Barat, namun tentunya tidak semua aspirasi dapat ditangani oleh provinsi jabar, untuk itu tentunya ada klasifikasi mana yang menjadi kewenangan Provinsi dan mana yang menjadi kewenangan kabupaten karawang, untuk yang menjadi kewenangan kabupaten karawang saya akan terus berkomunikasi dan memberikan masukan kepada anggota DPRD kabupaten karawang agar dapat mendorong peningkatan kualitas pendidikan di Karawang,"pungkasnya.(rls)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar