News Breaking News
Live
wb_sunny

Breaking News

PKBM Diduga Ikut Terlibat Muluskan Bacalon Terkait Ijaszah Palsu

PKBM Diduga Ikut Terlibat Muluskan Bacalon Terkait Ijaszah Palsu


Karawang - Wartapasundan.Id 

Berbagai cara dilakukan oleh setiap bakal calon Kades demi untuk memuluskan jalannya maju dalam pencalonan Pilkades serentak tahun 2021 di Kabupaten Karawang.


Seperti yang dilakukan oleh salah satu bakal calon Kades Incumbent di Kabupaten Karawang yang diduga menggunakan Ijazah paket palsu sebagai salah satu syarat untuk bisa maju di Pilkades tahun ini.

Usut punya usut, diduga ijazah paket yang didapatkan dari PKBM Kabupaten Karawang ini bermasalah, hal tersebut diungkapkan oleh YS salah satu warga Kabupaten Karawang.

Berdasarkan penulusurannya, saat dilakukan pencarian di situs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dirinya mengaku nama bakal calon dari incumbent tersebut ijazahnya tidak terdaftar.

"Kenapa di situs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ijazah itu tidak terdaftar," ujar YS, Selasa (26/01/21) saat ditemui di kantor Dinas Pendidikan Karawang.

YS menambahkan, kalau tidak salah untuk ijasah Sekolah Dasarnya pun yang bersangkutan tidak punya, karena yang bersangkutan hanya sekolah SD sampi kelas 5 saja.

Namun yang membuat saya heran, kok bisa PKBM mengeluarkan ijasah paket B (Setara SMP, ) padahal ijasah SD nya saja belum jelas ada tidaknya, ungkapnya.

Sementara itu, Bagian Pelaksana Legalisir Bidang PAUD, Maman mengaku bahwa sampai saat ini salah satu yang bersangkutan (Bacalon Kades Incumbent) di Kabupaten Karawang belum melakukan legalisir.

"Incumbent belum ada ijazah SD, baik formal maupun non formal yang dilegalisir, jika sampai waktu yang ditentukan belum mengumpulkan administrasi terancam gagal dalam pencalonan," akunya.

Sampai berita ini dipublikasikan, kami masih berupaya untuk mengkonfirmasi ke PKBM, namun belum bisa dilakukan karena keterbatasan akses.(Red)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar