News Breaking News
Live
wb_sunny

Breaking News

PMII Karawang Temukan Penyebab Utama Banjir di Dawuan (BMI)

PMII Karawang Temukan Penyebab Utama Banjir di Dawuan (BMI)


Karawang,wartapasundan.id
Bencana Banjir terjadi di 45 desa dari 309 desa/kelurahan Se - Karawang, melihat angka itu banjir kali ini cukup menghawatirkan.

Sekertaris PMII Karawang Maulana Malik Ibrohim mengatakan bahwa pembangunan Karawang yang begitu cepat tidak di dukung dengan perencanaan pengendalian perairan yang matang.

Selain itu banyak proyek perairan yang perlu di perhatikan karena pasalnya peroyek sipon cikarang gelam yang berlokasi di Desa Dawuan Tengah Kecamatan Cikampek yang memakan anggaran APBN kurang lebih 80 milyar luput dari lembaga pengawasan pejabat terkait.

"Hasil pantauan PC PMII Karawang Lobang Sipon yang berdiameter 2 meter tetap mestinya menggunakan pipa yang berukuran lobang sipon, ini malah di ganti dengan pipa berukuran 1 meter ditumpuk menjadi 4 batang",ungkap Sekjen PMII Karawang.

Lebih lanjut ia memaparkan bahwa sebelum pengerjaan proyek tersebut banjir di Bumi Mutiara Indah(BMI)tidak separah di tahun 2020-2021ini."Maka dari itu Pemerintah Daerah,Provinsi dan pusat harus mengusut tuntas hasil proyek yang telah di laksanakan ini",ujarnya

Ditambahkannya juga agar tidak terjadi di saluran perairan yang lain guna menjaga pembangunan di Karawang tidak menjadi bencana bagi warga Karawang."Ingat bencana banjir adalah bencana yang paling terkalkulasi" tandasnya.

Selain dari itu menurut pantauan nya juga dalam melihat permasalahan saluran perairan yang mengakibatkan banjir yang merenggut ekonomi dan menghilangkan pendapatan masyarakat.

Perlu adanya normalisasi sungai perairan di seluruh irigasi karena sudah mulai banyak pendangkalan dan penyempitan aliran perairan dan PMII Karawang akan Fokus mencari akar masalah penyebab banjir parah yang melanda wilayah-wilayah di kabupaten Karawang.(red)



Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar