News Breaking News
Live
wb_sunny

Breaking News

Tanahnya Mau Digusur,Warga Bantaran Kali Kalapa Mengadu Ke Komisi III

Tanahnya Mau Digusur,Warga Bantaran Kali Kalapa Mengadu Ke Komisi III

Karawang,Wartapasundan.id

Puluhan warga Bantaran sungai Kali Kalapa desa Wadas kecamatan Teluk Jambe Timur kabupaten Karawang yang didampingi kuasa hukumnya mendatangi kantor DPRD Kaawang Kedatangan warga tersebut terkait melaporkan penggusuran Rumah dan Bangunan tempat usaha serta Lumbung Teater yang berada dilokasi wilayah Bantaran Cikali Kalapa desa Wadas.Selasa 08 juni 2021.

Aksi warga Bantaran Kali kalapa diterima Ketua Komisi lll DPRD Kabupaten Karawang yang juga Sekjend Partai Gerindra H.Endang Sodikin S.Pdi,S.H,M.H bersama pihak dinas PUPR ,PJT dan Dinas OPD.Dalam hasil mediasi tersebut berlangsung aman dan lancar.

Dalam penyampaiannya H.Endang Sodikin yang juga disap Kang Hes mengatakan bahwa pihak sudah kami berikan hak untuk bicara termasuk dari perwakilan dari masyarakat desa wadas Lumbung teater dan perwakilan para pedagang serta kades Desa Wadas juga Serta Pihak PJT cuma dari pihak BBWS dengan Dinas DLHK tidak hadir.

"Pada intinya normalisasi ini sangat bermanpaat bagi masyarakat desa wadas dan sekitarnya, ketika hujan turun 2 sampai 3 jam biasanya banjir namun setelah dinormalisasi sekarang tidak banjir lagi,tetapi ada masalah baru di antaranya adanya aktifitas masyarakat di bantaran kalikalapa yang kena gusur",Jelas Endang Sodikin.

Labih lanjut Kang Hes berharap Kedapan ada permasalahan ini bisa ada win-win solusion (saling menguntungkan) dan ada jalan terbaik daei dua belah pihak "Mudah-mudahan ke depan sebagaimana yang telah di sampaikan Asda 2 bahwa kita akan kaji lagi kembali solusi yang terbaik mudah - mudahan Relokasi akan menjadi win- win solusion buat masalah ini",Harapnya

Sementara itu kuasa hukum warga bantaran Kali kalapa Hendro Supriyatna S.H,M.H mengatakan bahwa hasil dari mediasi tersebut Dead Lock (Jalan Buntu) serta akan di bahas kembali sehingga tidak ada yang saling di rugikan kedua belah pihak.

"Kami jelas setuju dengan normalisasi perlu di ketahui dan di jelaskan kalau ada pembongkaran itu harus berdasarkan putusan pengadilan bukan berdasarkan kesewenang - wenangan , yang kami paling tegaskan bahwa banjir itu bukan di sebabkan oleh kami,tapi oleh kawasan yang semena - mena tanpa ijin yang jelas membuang air ke kali kalapa",pungkasnya.(Nal)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar