News Breaking News
Live
wb_sunny

Breaking News

Anggaran DAK untuk pembuatan IPAL segera dilaporkan ke APH karena sarat dengan KKN

Anggaran DAK untuk pembuatan IPAL segera dilaporkan ke APH karena sarat dengan KKN

Karawang - Wartapasundan.id

Meski sudah ramai diberitakan terkait penggunaan Dana Alokasi Khusus (DAK, red) yang diperuntukan membangun Instalasi Pengolahan Air Limbah dibeberapa desa di Kecamatan Kutawaluya, Kab Karawang sarat dengan kepentingan, namun belum ada tindakan yang nyata dari para pihak.

Sebelumnya permasalahan tersebut terkuat atas adanya laporan dari warga setempat yang mencium adanya aroma kongkalikong antara oknum pegawai Dinas PRKP Karawang dengan salah satu Perusahaan atau Toko penyedia bahan-bahan material, seperti paralon, tanki dan yang lainnya dengan tujuan mendapatkan fee.

Padahal dalam aturannya, pelaksanaan pekerjaan pembuatan IPAL tersebut harusnya diswakelolakan ke desa yang bersangkutan, sementara Dinas hanya sebagai pengawas, bukan malah yang mengatur.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPD MIO Jawa Barat, Rangga Maulana mengatakan, ini adalah contoh preseden yang sangat buruk bagi jajaran Pemkab Karawang, terlebih saat ini kita sedang menghadapi masa PPKM Darurat yang mana Pemkab harus benar-benar tepat sasaran dalam menggunakan anggaran.

Namun sepertinya hal tersebut tidak digubris oleh oknum pegawai PRKP Karawang, bukannya melaksanakan tugas sesuai fungsinya malah mencoba memperkaya diri sendiri dengan cara mengatur pembelian material untuk sebuah proyek demi mendapatkan fee, ketus Rangga saat ditemui di kantornya, Minggu (18/07/21).

Lebih lanjut, pria yang juga sebagai Ketua Team 11 Kodim (Media Partner Kodim 0604/Karawang, red) menyampaikan, kalau tidak ada halangan, Senin besok saya dan jajaran akan melaporkan hal ini ke Kejaksaan dan Tipidkor Polres Karawang agar bisa segera ditindaklanjuti.

Kebetulan dari pemberitaan awal sudah kita tembuskan ke Kejaksaan dan Tipidkor Polres Karawang, tinggal besok Senin kita buat laporan secara resmi, kami laporan atas nama warga dan juga organisasi biar greget.

Apalagi kabarnya sampai ada intimidasi dari oknum pegawai Dinas PRKP Karawang ke Kepala Desa dan pengurus Kelompok Swakelola Masyarakat (KSM, red) gara-gara masalah proyek tersebut ramai dibeberapa media online.

Kita lihat nanti berapa orang oknum yang akan terjaring dalam permasalahan ini, dan saya yakin pihak Kejaksaan dan Polres akan Profesional dan tidak pandang bulu dalam menangani permasalahan tersebut jika semuanya terbukti bersalah, tegasnya.(red)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar