News Breaking News
Live
wb_sunny

Breaking News

Dana DAK Terancam Tak Dicairkan : Kades Dicecar Orang Atas, Warga Geram

Dana DAK Terancam Tak Dicairkan : Kades Dicecar Orang Atas, Warga Geram


Karawang,Wartapasundan.id
Setelah gencar mendapat sorotan di media masa atas kabar oknum Dinas PRKP Karawang diduga bakal mensiasati pekerjaan proyek DAK senilai 500 juta di Desa Kutaraja, Kecamatan Kutawaluya, Kini oknum Dinas PRKP Karawang di kabarkan melakukan intimidasi pengancaman kepada Kepala Desa (Kades) dan Bendahara KSM setempat.

Menurut warga Desa Kutaraja yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekesalannya atas ulah oknum Dinas PRKP tersebut. Pasalnya jika memang orang dinas tersebut tidak merasa berbuat penyimpangan, tidak mungkin harus marah dan menekan Kades.

"Iya, sekarang kabarnya oknum Dinas PRKP itu kemarin sempat ancam Kades dan Bendahara KSM, Setelah ada kabar di media masa terkait adanya narasumber yang mengkritisi kebijakan pemerintah, yang menganggap oknum Dinas PRKP mensiasati atau mengarahkan agar pengurus KSM melakukan pembelanjaan barang ke PT yang dia tunjuk," ucapnya.

Ia mengatakan bahwa awalnya si oknum Dinas PRKP itu menegur Kades, dan Kades langsung mengarahkan ke Bendahara KSM,  dia (oknum Dinas PRKP-red) seolah-olah menekan bakal tidak mencairkan anggaran proyek DAK yang masih belum di bayarkan semuanya.

"Pokoknya ga bakalan ada pencairan, berita itu bakal mengganggu dan menghambat pen cairan,"sambungnya menceritakan bahasa oknum Dinas PRKP saat menekan Kades dan bendahara melalui telepon selulernya ke Kades.

Padahal, menurutnya awalnya Kades mengijinkan agar permasalahan ini di ramaikan setelah mengeluh karena pihak desa hanya mendapatkan getahnya saja dan seolah menjadi boneka.

"Setelah mendapatkan tekanan lewat telpon oleh oknum Dinas PRKP kades malah kalang kabut, padahal sudah jelas saat ini desa hanya kebagian getahnya saja, Sedangkan lahan yang saat ini di jadikan posisi proyek harus di bayar, dan tanah galian urugan malah pada roboh atau ambruk akhirnya anggaran bisa dobel. Dari  anggaran 500 juta itu pihak KSM hanya di berikan jatahnya 200 juta, belum jika ada biaya koordinasi buat di lapangan, dan buat gaji pekerja, apakah cukup anggaran tersebut,"bebernya seolah kesal.

Ia menjabarkan jika sistem yang di pake oleh oknum Dinas PRKP tersebut dari anggaran 300 juta yang di berlakukan untuk kebutuhan peralatan yang dia pesan ke PT yang di tunjuk di duga mendapatkan fee 10 persen saja,  sudah 30 juta, Sedangkan menurutnya yang mendapatkan proyek di Kecamatan Kutawaluya tersebut di kabarkan ada 5 desa.

"Tinggal di kali saja,  Jika dugaan fee 30 juta kali 5 Desa, ya bisa saja dia sebelum RAB itu di buatkan atau diturunkan sudah ada deal - deal lan sama pihak PT yang dia tunjuk, Karena kalau ga seperti itu kenapa dia harus ngotot marah, dan ancam pencarian bakal tertunda gegara ada berita naik di media,"pungkasnya.

Ombi, Kepala Desa Kutaraja, Kecamatan Kutawaluya Karawang juga mengatakan pihaknya sebenarnya sangat berterima kasih atas bantuan pihak Dinas PRKP Karawang karena telah mendorong desanya bisa mendapatkan bantuan proyek DAK secara swakelola. Namun akibat sorotan berita yang ada di desanya dirinya di serang atau di komplen oleh pihak dinas PRKP.

"Akibat sorotan media, saya tadi di serang orang atas (orang PRKP-red), Ia mengatakan (orang PRKP) ya kalau masalah ini sudah begitu adanya katanya, Mau bagaimana mana lagi, tolonglah di selesaikan pak masalah itu,"ucap Ombi menceritakan komunikasinya dengan orang PRKP kepada awak media, Sabtu (17/7/21).

Dirinya mengatakan bahwa adanya sorotan berita di lapangan tidak mengetahuinya, Ia juga menyebut jika tidak menyangkut desa itu terserah, tahu sendiri kan orang atas itu seperti apa?

"Ya permasalahan itu kan melibasnya ke kita-kita juga, kadang - kadang kan masalah itu mah sudah tau, sulit lah untuk di jabarkan, Iya intinya saya selaku kepala desa sangat berterima kasih karena telah di bantu oleh pihak dinas PRKP Karawang," pungkasnya.

Hingga saat ini redaksi media masih terus berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak Dinas PRKP Karawang atas adanya kabar ulah salah satu oknum pejabat Dinas PRKP Karawang tersebut, namun sampai berita ini masuk ke redaksi, pihak dinas PRKP belum ada yang memberikan jawabannya. (red)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar